Tentang Rekaman KPK
Wednesday, 04 November 2009
  1. Rekaman menunjukkan betapa bobroknya penegakan hukum di Indonesia yg melibatkan aparat penegakan hukum itu sendiri. Isi rekaman hanyalah puncak gunung es kebobrokan itu dan masih kuatnya mafia hukum dan peradilan.
  2. Rekaman menunjukkan bhw kriminalisasi thd Pimpinan KPK (Bibit & Chadra) tak terbantahkan, maka keduanya harus segera dibebaskan demi keadilan hukum.
  3. Sehubungan degan itu Presiden SBY perlu mengambil langkah keberpihakan nyata kepada KPK sebagai bentuk tekad pemberantasan korupsi secara sejati.
  4. Meminta kepada semua pihak, termasuk Pemerintah, untuk tidak mempolitisasi kasus ini degan berupaya menutup-nutupi, tapi harus tergerak untuk membongkarnya termasuk kemungkinan keterkaitannya degan kasus Bank Century yang merupakan kejahatan terhadap rakyat dan negara.
  5. Inilah saatnya Polri direposisi, yakni tidak lagi di bawah Presiden, tapi cukup di bawah Depdagri, sebagaimana halnya TNI di bawah Dephan.
  6. Kasus rekaman KPK perlu dijadikan momentum untuk mereformasi lembaga penegakan hukum agar amanat reformasi yakni penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi benar-benar terlaksana, tidak hanya bersifat perkataan tapi tidak sesuai degan kenyataan.
  7. Menyerukan kepada seluruh elemen rakyat yang cinta hukum dan keadilan untuk lanjutkan gerakan moral untuk penegakan supremasi hukum dan pemberantasan korupsi secara sejati, dan mengawalnya dari segala upaya pelemahan dan penyalahgunaan kekuasaan.

 

 

DIN SYAMSUDDIN, KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH

 
Natioal Summit Tidak Libatkan Segenap Unsur Bangsa

Thursday, 29 October 2009

(New Delhi,29 Oktober)—Dalam perjalanan kembali dari konferensi tentang terorisme di New Delhi, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai National Summit (NS) kurang...
Readmore...

Pernyataan Pimpinan Pusat Mhammadiyah

Tuesday, 20 October 2009

Sehubungan dengan telah dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan:
Readmore...

PERLU TEOLOGI PRAKTIS UNTUK WUJUDKAN KERJASAMA ANTARUMAT BERAGAMA.

Wednesday, 07 October 2009

(Washington, 7 Oktober)--Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin sedang berada di Washington, DC, AS, menghadiri konferensi A Common Word Conferece di Georgetown University yang...
Readmore...

INDONESIA NEGERI MUSLIM DEMOKRATIS TERBESAR DI DUNIA

Wednesday, 15 July 2009

(Wina, 15 Juli 2009)—Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin mengatakan Indonesia sangat potensial jadi negeri Muslim demokratis terbesar di dunia, karena Indonesia memiliki...
Readmore...

Din Syamsuddin Serahkan Bantuan untuk Gaza

Friday, 27 February 2009

Prof. Dr. Din Syamsuddin, Chairman Indonesia-Palestine Friendship Initiative atau Prakarsa Persahabatan Indonesia Palestina (PPIP) disaksikan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E Mr. Fariz...
Readmore...

PENJELASAN DIN SYAMSUDDIN TENTANG HILLARY CLINTON

Friday, 20 February 2009

(Brisbane, 20 Februari)-Sehubungan dengan pemberitaan media massa nasional dan internasional tentang sikap saya terhadap undangan makan malam bersama Menlu AS Hillary Clinton, dengan ini dijelaskan...
Readmore...

Din Syamsuddin Khawatirkan Nasib Pengungsi Rohingnya

Tuesday, 17 February 2009

(JAKARTA, 17 Februari)--Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga Wakil Sekretaris Jendral World Islamic Peoples Leadership (WIPL)/Kepemimpinan Rakyat Islam Sedunia (KRIS), Prof. Dr. Din Syamsuddin...
Readmore...

AS Harus Tinggalkan Paradigma Lama

Friday, 06 February 2009

(Washington, 5 Februari)--Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin termasuk salah seorang tamu internasional yang hadir pada International Prayer Breakfast bersama Presiden...
Readmore...

 
 
 

Warning: fopen(/home/sloki/user/t84050/sites/m-dinsyamsuddin.com/www/components/com_sef/cache/shCacheContent.php) [
function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /home/sloki/user/t84050/sites/m-dinsyamsuddin.com/www/components/com_sef/shCache.php on line 106