Liputan6.com, Jakarta: Keberadaan beberapa ormas yang mengatasnamakan agama belakangan ini kerap menuai protes dari masyarakat, karena kerap melakukan kekerasan. Namun, menurut Ketua Umum PP Muhammadyah Din Syamsudin, masyarakat sebaiknya menilai dengan positif keberadaan ormas tersebut.
"Kita harus positif thinking bahwa pengelompokan atas dasar organisasi itu ada manfaatnya, ada baiknya. Dan memang pada kenyataan sejarah ormas-orams agama telah memberikan kebaikan, dalam melakukan kegiatan yang berorientasi kepada pemberdayaan masyarakat," ujar Din dalam acara Pekan Kerukunan Umat Beraga Sedunia di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Ahad (12/2).
Menurut Din, tidak sedikit ormas agama telah memberikan kontribusi sebelum Indonesia berdiri, seperti yang dilakukan Nahdlatul Ulama, Muhammadyah, dan beberapa ormas agama lainya.
Menanggapi soal FPI yang dinilai beberapa kalangan kerap melakukan kekerasan, Din berpendapat bahwa semua orang berhak berjuang dan hidup di negeri ini. Yang terpenting adalah setiap ormas harus bebas dari tindak kekerasan.
"Saya tidak menilai kelompok demi kelompok, bahwa semuanya punya hak untuk hidup, punya hak untuk berjuang di Republik ini. Dengan syarat, tiap kelompok manapun jangan terjebak kepada kekerasan, karena kita harus menolak segala bentuk kekerasan," jelasnya.
Masyarakat Harus Positif Thinking
Last Updated on Saturday, 18 February 2012 18:18



